Oleh: keykeyworld | Mei 25, 2009

Keuntungan Strategi Perusahaan

KEUNTUNGAN STRATEGI PERUSAHAAN

Organisasi suatu perusahaan mempunyai karakteristik kekuatan dan kelemahan tertentu. Kekuatan organisasi dapat mendorong perusahaan unutk memanfaatkan kesempatan lingkungan sebaik-baiknya atau dapat menghadapai tantangan lingkungan dengan kemampuan yang lebih tinggi sehingga dapat mempercepat pencapaian tujuan perusahaan. Sebaliknya, kelemahan organisasi dapat menghalangi pemanfaatan kesempatan lingkungan atau memperlemah perusahaan didalam menghadapai tantangan lingkungan sehingga dapat menghambat percepatan tujuan perusahaan.

A. Analisis dan Diagnosis Keuntungan Strategi

Analisis dan diagnosis keuntungan strategi adalah suatu proses dimana penyusun strategi memeriksa faktor-faktor keuntungan strategi suatu perusahaan untuk menentukan di mana kekuatan dan kelemahan perusahaan sehingga penyusun strategi dapat memanfaatkan secara efektif kesempatan lingkungan dan menghadapi tantangan lingkungan.

Jika penyusun strategi tidak sepenuhnya menyadari kekuatan-kekuatan atau keuntungan-keuntungan strategi perusahaan, maka mereka tidak dapat memilih berbagai kesempatan lingkungan yang tersedia untuk pencapaian tujuan perusahaan dengan lebih sukses.

Dengan analisis dan diagnosis faktor-faktor strategi, penyusun strategi dapat mengembangkan profile keuntungan strategi atau Strategic Advantage Profile (SAP) dan mempertemukannya dengan profile kesempatan dan tantangan lingkungan atau Environment Threat and Oppurtunity Profile (ETOP) untuk menciptakan kondisi-kondisi optimal dalam menyelesaikan atau mengubah strategi atau kebijakan.

B. Faktor-faktor Keuntungan Strategi

Faktor-faktor keuntungan strategi, yang akan dianalisis dan didiagnosis oleh penyusun strategi untuk menentukan kekuatan dan kelemahan internal yang harus dihadapkan pada kesempatan dan tantangan lingkungan menurut Glueck adalah meliputi :

  1. Faktor finansial dan akuntansi

Faktor keuntungan strategi perusahaan dalam bidang finansial dan akuntansi meliputi elemen-elemen sebagai berikut :

  • Kekuatan dan sumber-sumber finansial total
  • Hubungan yang baik dengan para pemilik dan pemegang saham
  • Kondisi-kondisi perpajakan yang menguntungkan
  • Efisiensi dan efektifitas perencanaan finansial, modal kerja, dan prosedur anggaran modal
  • Efisiensi dan efektifitas sistem akuntansi keuangan dan biaya, anggaran dan perencanaan laba, serta prosedur auditing
  • Kebijakan penilaian persediaan, dll.
  1. Faktor pemasaran dan distribusi

Elemen-elemen faktor kekuatan pemasaran dan distribusi meliputi :

  • Struktur persaingan dan bagian pasar
  • Perlindungan patent, patent dapat memegang peranan penting pada industri kimia, misalnya obat-obatan
  • Feeling atau perasaan positif tentang perusahaan dan produk dan jasa yang dihasilkannya sebagai bagian kemewahan konsumen sehingga menimbulkan loyalitas konsumen
  • Efisiensi dan efektifitas pengepakan produk sehingga menarik konsumen
  • Advertensi yang efektif sehingga produk atau jasa dan merek perusahaan berkesan baik sehingga menimbulkan loyalitas konsumen
  • Efisiensi dan efektifitas saluran distribusi dan daerah penjualan yang dicakup, termasuk usaha-usaha internasional, dll.
  1. Faktor manajemen produksi dan operasi

Keuntungan strategi atas faktor manajemen produksi dan operasi meliputi beberapa elemen-elemen sebagai berikut :

  • Biaya operasi lebih rendah dibandingkan dengan para pesaing
  • Kapasitas untuk memenuhi permintaan pasar
  • Efesiensi dan efektifitas fasilitas dan kantor
  • Tersedianya bahan mentah dan subperakitan yang lebih rendah dan mencukupi
  • Efisiensi dan efektifitas prosedur perancangan, penjadwalan, pengendalian kualitas
  • Efisiensi dan efektifitas kebijakan pemeliharaan, dll.
  1. Faktor personel dan hubungan perburuhan

Elemen faktor personel dan hubungan perburuhan meliputi :

  • Kualitas, produktifitas, dan loyalitas karyawan yang tinggi
  • Keseimbangan pengalaman fungsional dan catatan jejak kearah manajemen puncak, latihan yang cukup bagi penggantian jabatan dan kesediaan untuk mengganti jabatan, kerjasama yang baik antar manajer puncak sebagai suatu tim
  • Efisiensi dan efektifitas kebijakan hubungan personel, meliputi: staffing, penilaian prestasi dan promosi, latihan dan pengembangan, serta balas jasa dan kesejahteraan
  • Efektifitas hubungan dengan organisasi atau asosiasi perdagangan atau industri\
  • Penempatan karyawan yang tepat
  • Biaya tenaga kerja yang rendah, diukur dalam bentuk kompensasi, absensi, dll
  1. Faktor sumber-sumber coorporate

Seperangkat elemen faktor sumber-sumber corporate yang dapat menjadi keuntungan strategi perusahaan adalah sebagai berikut :

  • efektifitas struktur organisasi dan suasana organisasi
  • Sistem manajemen strategi
  • Catatan perusahaan untuk menjangkau tujuan perusahaan dihubungkan dengan konsistensinya dan dibandingkan perusahaan yang serupa
  • Pengaruh peraturan dan badan-badan pemerintahan
  • Efektifitas kapasitas penelitian dan pengembangan
  • Efektifitas sistem informasi manajemen dan sistem komputer

Manajemen melaksanakan analisis dan diagnosis keuntungan strategi untuk mengidentifikasikan secara jelas kekuatan dan kelemahan perusahaan saat sekarang. Manajemen juga memeriksa kekuatan dan kelemahan yang kemungkinan besar dimiliki perusahaan dimasa depan. secara jelas, kebijakan masa sekarang dan kebijakan masa depan adalah bersifat relatif terhadap :

  1. Tujuan-tujuan coorporate
  2. Para pesaing
  3. Lingkungan masa depan
  4. Siklus kehidupan produk dan jasa

C. Tahap Analisis Keuntungan Strategi

Newman dan Logan mengemukakan bahwa untuk mengidentifikasikan kekuatan relatif suatu perusahaan perlu menganalisis

  1. Prospek dan syarat-syarat sukses dalam industri tertentu
  2. Menilai secara hati-hati terhadap kekuatan dan kelemahan perusahaan menghadapi para pesaing di dalam industri tersebut.
  1. Pandangan terhadap industri
  2. Permintaan terhadap produk atau jasa industri
  3. Taraf siklus kehidupan produk, terdiri dari empat tahap, yaitu:

- Pengembangan produk dan jasa

- Pertumbuhan produk dan jasa

- Kematangan produk dan jasa

- Penurunan produk dan jasa

Tahap 1:

Perkembangan

Tahap 2:

Pertumbuhan

Tahap 3:

Kematangan

Tahap 4:

Penurunan

Profit Margin

Per unit

Volume Penjualan

Siklus kehidupan  barang dan jasa

  1. Stabilitas keinginan terhadap produk, Faktor yang mempengaruhi:

- Subtitusi

- Durabilitas produk

- Kebutuhan pokok dibanding kemewahan

  1. Kegunaan dan keinginan terhadap produk
    1. Penawaran produk atau jasa
    2. Kapasitas industri
    3. Biaya tenaga kerja
    4. Biaya bahan
    5. pajak dan biaya lainnya
      1. Kondisi persaingan dalam industri
      2. Sifat perusahaan-perusahaan
      3. Organisasi industri
      4. Peraturan pemerintah
        1. Kesimpulan-kesimpulan pandangan terhadap industri
        2. Prospek terhadap volume dan laba
        3. Faktor-faktor kunci sukses industri
  1. Posisi Perusahaan dalam industri
  2. Posisi pasar perusahaan
  3. Hubungan penjualan perusahaan terhadap industri dan para pesaing unggul
  4. Kedudukan produk perusahaan
  5. Kekuatan pasar perusahaan dalam pasar utama
    1. Posisi biaya perusahaan
    2. Perbandingan lokasi
    3. Efisiensi relatif peralatan
    4. Keunikan keuntungan biaya
      1. Pertimbangan persaingan khusus
      2. Kekuatan finansial relatif
      3. Kemampuan manajemen perusahaan
        1. Kesimpulan

Kekuatan dan kelemahan perusahaan dalam ukuran kunci sukses industri

Jika perusahaan dilibatkan pada beberapa industri maka analisis keuntungan strategi harus dibuat untuk setiap industri. Adanya perubahan lingkungan, industri dan perusahaan pada saat tertentu mengharuskan dilakukannya upaya updated terhadap faktor-faktor tersebut diatas. Dengan adanya kerangka kerja tersebut diharapkan dapat membuat analisis, perluasan, dan revisi dengan lebih mudah. di bawah ini akan dibahas kerangka kerja analisis kekuatan atau keuntungan strategi yang telah dikemukakan di muka.

D. Tehnik-tehnik Analisis Keuntunagan Strategi

Dewasa ini telah dikembangkan berbagai macam teknik untuk menganalisis keuntungan strategi. berbagai eksekutif menggunakan teknik-teknik ini sekaligus untuk mendiagnosis keuntungan strategi, tetapi teknik-teknik tersebut lebih banyak yang menamakan teknik analisis keuntungan strategi saja. Glueck mengemukakan tiga buah teknik analisis keuntungan strategi sebagai berikut :

  1. Analisis portfolio bisnis kelompok konsultasi Boston atau Boston Consulting Group’s (BCG)

Analisis ini pertama kali dikembangkan oleh BCG. Teknik ini mengarahkan pada pengembangan suatu seri atau rangkaian matrik untuk mengalisis multiple-produk perusahaan. Matrik-matrik tersebut memberikan keputusan-keputusan diagnostik sehingga perusahaan dapat menyalurkan sumber-sumber pada produk atau produk-produk dan jasa atau jasa-jasa yang lebih produktif.

Anggapan dasar dari analisis BCG adalah bahwa bagian pasar yang tinggi dalam produk atau jasa yang sedang bertumbuh umumnya mengarahkan pada profitabilitas yang tinggi dan situasi persaingan yang stabil. Dilain pihak, jika perusahaan mempunyai produk dalam pertumbuhan pasar yang lamban, peningkatan bagian pasar umumnya memerlukan biaya yang tinggi. Matrik pertama BCG adalah bisnis portfolio atau matrik growth-share, seperti pada gambar berikut;

Tinggi                                      Rendah

Produk A

Produk D

Produk B

Produk C

Tujuan analisis BCG adalah untuk mengembangkan suatu keseimbangan portfolio produk atau divisi. Pada cash cows dan stars dimungkinkan untuk mempunyai penjualan yang terbesar, sedikit kemungkinan pada Question marks, dan sangat tipis kemungkinannya pada dogs.

  1. Strategi stoplight General Electric’s (GE)

Dalam siklus perencanaan tahunan, setiap bisnis GE dinilai terhadap kekuatan bisnis GE dan industri yang menarik. Faktor-faktor tersebut adalah:

  1. Kekuatan bisnis GE :
  • Ukuran
  • Tingkat pertumbuhan
  • Bagian pasar
  • Profitabilitas
  • Posisi
  • Profit marjin
  • Posisi teknologi
  • Image atau kesan
  • Polusi
  • Orang-orang
  1. Faktor-faktor industri yang menarik :
  • Ukuran
  • Pertumbuhan pasar dan harga jual
  • Diversitas besar
  • Profitabilitas industri
  • Peranan teknikal
  • Struktur persaingan
  • Sosial
  • Faktor lingkungan, aturan dan manusia
  1. Analisis Hofer’s

Charles Hofer menganalisa bisnis dalam ukuran posisi persaingannya dan tahapan evolusi produk dan pasar. Hofer menganjurka agar digambarkan bisnis masa sekarang dan masa yang akan datang seperti pada gambar siklus kehidupan produk dan jasa (hal: 4). Hofer juga mengembangkan alat analitikal yang dinamakan pohon kebijaksanaan daerah fungsional (Functional Area Policy Tree) yang dapat dilihat pada gambar. Alat analitikal tersebut membantu mengidentifikasikan strategi perusahaan:

  1. Perusahaan mengembangkan suatu urutan keputusan kebijaksanaan daerah fungsional yang paling penting
  2. Kemudian mengidentifikasi pembuat keputusan yang sesunguhnya

E. Realitas Analisis Keuntungan Strategi

Penelitian Glueck terhadap 358 random sample perusahaan besar yang termuat dalam artikel majalah Fortune antara tahun 1930 sampai dengan 1974, menyimpulkan bahwa faktor-faktor kelemahan atau masalah-masalah yang secara serius dipertimbangkan oleh para eksekutif dalam pengertian keuntungan strategi meliputi :

  1. Kelebihan dan kekurangan kapasitas produksi
  2. Kelebihan dan kekurangan kas dan keuangan
  3. Kelebihan dan kekurangan kapasitas distribusi
  4. Kelebihan dan kekurangan personel
  5. Peningkatan dalam pembentukan serikat buruh
  6. Masalah-masalah manajemen puncak atau perubahan manajemen puncak
  7. Masalah-masalah pemilik atau perubahan pemilik
  8. Penawaran pengambilalihan, atau semacam kepemilikan, atau penggabungan perusahaan (merger)

Dari perusahaan-perusahaan yang diteliti memandang bahwa empat faktor kelemahan atau masalah terberat adalah :

  1. Perubahan manajemen puncak
  2. Kekurangan kas
  3. Pengambilalihan atau penggabungan perusahaan
  4. Kelebihan kapasitas produksi

Kelemahan dan masalah berat yang dihadapi perusahaan-perusahaan dalam setiap tahap siklus bisnis juga berbeda. Empat kelemahan dan masalah berat yang dihadapi perusahaan-perusahaan dalam setiap tahap siklus bisnis adalah sebagai berikut :

  1. Masa Depresi
  2. Perubahan manajemen puncak
  3. Kekurangan kas
  4. Pengambilalihan atau penggabungan perusahaan
  5. Kelebihan kapasitas produksi
    1. Masa Resersi
    2. Perubahan manajemen puncak
    3. Kekurangan kas
    4. Pengambilalihan atau penggabungan perusahaan
    5. Kelebihan kapasitas produksi
      1. Masa Recovery
      2. Perubahan manajemen puncak
      3. Pengambilalihan atau penggabungan perusahaan
      4. Perubahan pemilik
      5. Peningkatan dalam pembentukan serikat buruh
        1. Masa Prosperity
        2. Perubahan manajemen puncak
        3. Pengambilalihan atau penggabungan perusahaan
        4. Kelebihan kapasitas produksi
        5. Kekurangan kas

Dibandingkan dengan jenis bisnis di mana suatu perusahaan berada, menunjukkan indikasi kelemahan dan masalah strategi yang agak bervariasi pula. Urutan empat kelemahan dan masalah terberat bagi setiap jenis bisnis menurut hasil penelitian tersebut adalah :

  1. Barang-barang konsumsi
  2. Perubahan manajemen puncak
  3. Pengambilalihan penggabungan perusahaan
  4. Kelebihan kapasitas produksi
  5. Perubahan pemilik
    1. Barang-barang industri
    2. Perubahan manajemen puncak
    3. Kekurangan kas
    4. Pengambilalihan atau penggabungan perusahaan
    5. Kelebihan kapasitas produksi

3      Konstruksi, tambang, minyak

  1. Perubahan manajemen puncak
  2. Perubahan pemilikan
  3. Pengambilalihan atau penggabungan perusahaan
  4. Kelebihan kapasitas produksi

4      Pedagang besar dan eceran

  1. Perubahan manajemen puncak
  2. Kelebihan kapasitas produksi
  3. Perubahan pemilikan
  4. Kekurangan kas

5      Transportasi dan pelayanan umum

  1. Perubahan manajemen puncak
  2. Kekurangan kas
  3. Kelebihan kapasitas produksi
  4. Kelebihan personel
    1. Jenis bisnis lain-lain :
    2. Perubahan manajemen puncak
    3. Pengambilalihan dan penggabungan perusahaan
    4. Perubahan pemilik
    5. Kekurangan kas

Penelitian lainnya dilakukan oleh Thomas Comte. Setelah mewawancarai dan menerima kembali daftar pertanyaan dari 33 eksekutif puncak yang berasal dari lima perusahaan dalam tiga industri yaitu: penjual besar makanan, bank, dan pengolahan makanan. Dalam penelitian tersebut Comte mempelajari analisis lingkungan dan juga analisis keuntungan strategi. Penemuannya yaitu bahwa perusahaan yang tidak memiliki strategi formal, manajemennya tidak melibatkan (kecuali secara implisit) pada analisis lingkungan atau analisis keuntungan strategi sehingga mereka gagal dalam menanggapi persoalan-persoalan dan pertanyaan-pertanyaan serius.

F. Diagnosis Keuntungan Strategi

Pada tahap diagnosis keuntungan strategi, informasi yang dihasilkan dari proses analisis keuntungan strategi selanjutnya dinilai, didiagnosis, dan dibuat keputusan dengan menggunakan teknik BCG, GE, atau Analisa Hofer. Hofer juga menyajikan alat diagnosis lainnya yang disebut profil sumber .

Alat diagnosis lainnya adalah dengan profile keuntungan strategi atau Strategic Advance Profile (SAP). Profile keuntungan strategi adalah suatu evaluasi secara sistematis faktor-faktor keuntungan strategi perusahaan dengan cara menentukan penimbang setiap faktor penting untuk perusahaan yang bersangkutan di dalam lingkungannya.

Dalam rangka mengembangkan secara efektif profile keuntungan strategi, memerlukan dua langkah evaluasi sebagai berikut :

  1. Memberikan timbangan untuk setiap faktor

Setiap faktor diberi timbangan dalam ukuran kuat dan lemahnya keuntungan strategi.

  1. Menentukan pengaruh setiap fakto

Atas dasar kekuatan dan kelemahan setiap faktor yang telah diberikan bobot pada langkah pertama, selanjutnya menentukan pengaruh kekuatan dan kelemahan tersebut terhadap perusahaan.

Profile keuntungan strategi memberikan gambaran kepada penyusun strategi tentang :

  1. Bagaimana perusahaan berhadapan dengan para pesaingnya dan bagaimana perusahaan dapat mengerahkan kekuatannya dalam persaingan masa depan.
  2. Dalam bisnis apa perusahaan berada.

Profile keuntungan strategi atau strategic advance profile (SAP) dipertemukan dengan profil kesempatan dan tantangan lingkungan atau enviromental threat and oppurtunity (ETOP), bersama-sama diagnosis tersebut menyediakan masukan bagi penyusun strategi untuk menyusun alternatif perubahan strategi.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: